Perawat jadi Favorit PMI di Jerman, Ini Kisaran Gajinya

IGWNEWS–Jerman menjadi salah satu negara Eropa yang menarik perhatian tenaga kerja asing, termasuk masyarakat Indonesia. Selain peluang kerja di sejumlah sektor, besaran penghasilan menjadi salah satu pertimbangan sebelum seseorang memutuskan bekerja di negara tersebut.

Lantas, berapa sebenarnya gaji kerja di Jerman?

Besaran penghasilan tentu berbeda berdasarkan profesi, pengalaman, wilayah, kualifikasi, serta perusahaan tempat bekerja. Karena itu, tidak tepat jika seluruh pekerja di Jerman dianggap mendapatkan gaji yang sama. Salah satu patokan yang dapat digunakan adalah upah minimum yang ditetapkan pemerintah Jerman.

Upah Minimum Jerman 2026

Dikutip dari laman resmi Kementerian Federal Tenaga Kerja dan Sosial Jerman atau Bundesministerium für Arbeit und Soziales (BMAS), upah minimum nasional Jerman sejak 1 Januari 2026 ditetapkan sebesar €13,90 bruto per jam.

Upah minimum tersebut berlaku tanpa membedakan kewarganegaraan pekerja. Artinya, pekerja asing yang bekerja secara legal di Jerman juga termasuk dalam cakupan aturan upah minimum tersebut.

Pemerintah Jerman juga telah menetapkan kenaikan berikutnya. Mulai 1 Januari 2027, upah minimum akan menjadi €14,60 bruto per jam. Namun, upah minimum bukan gambaran gaji semua pekerja. Pekerja dengan keahlian atau profesi tertentu dapat memperoleh penghasilan yang jauh lebih tinggi.

Gaji Perawat di Jerman

Salah satu profesi yang memiliki peluang bagi tenaga kerja Indonesia adalah perawat. KP2MI pada 2026 menyebut adanya penempatan perawat Indonesia ke Jerman melalui skema Government to Government (G to G). Pada Juli 2026, BP3MI DKI Jakarta bahkan memfasilitasi seleksi wawancara kandidat Program G to G Perawat Jerman Batch VIII 2026. Proses seleksi tersebut melibatkan 145 kandidat di BP3MI DKI Jakarta.

Untuk melihat gambaran penghasilan, data resmi Bundesagentur für Arbeit (Federal Employment Agency) menunjukkan median penghasilan pekerja penuh waktu untuk profesi perawat kesehatan dan keperawatan tanpa spesialisasi berada di sekitar €4.329 bruto per bulan.

Data tersebut merupakan median, bukan gaji yang otomatis diterima setiap perawat. Penghasilan aktual dapat berbeda berdasarkan pengalaman, wilayah, posisi, dan pemberi kerja.  Sementara untuk profesi perawat anak, median yang tercatat dalam data Bundesagentur für Arbeit mencapai sekitar €4.587 bruto per bulan. 

Gaji Bukan Satu-satunya Pertimbangan

Besaran gaji di Jerman memang menarik jika dibandingkan dengan upah di sejumlah negara lain. Namun, calon pekerja juga harus memperhitungkan pajak, asuransi sosial, biaya tempat tinggal, transportasi, makanan, dan kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, angka yang tercantum sebagai gaji bruto bukan jumlah yang sepenuhnya diterima pekerja. Sebagian penghasilan akan dipotong untuk pajak dan kontribusi jaminan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, calon pekerja sebaiknya tidak hanya mencari informasi dengan kata kunci “gaji kerja di Jerman”, tetapi juga mempelajari biaya hidup dan hak serta kewajiban pekerja di negara tersebut.

Profesi dengan Kualifikasi Dibutuhkan

Jerman juga memiliki jalur khusus untuk tenaga kerja terampil dari luar negeri. Melalui perubahan aturan imigrasi tenaga kerja terampil, sejumlah persyaratan bagi tenaga profesional asing dibuat lebih fleksibel.

Dilansir dari Make it in Germany, salah satu perubahan tersebut menyangkut tenaga profesional di bidang teknologi informasi. Untuk IT specialist tertentu, persyaratan pengalaman kerja diturunkan menjadi dua tahun dan tidak lagi mensyaratkan kualifikasi akademik atau vokasi tertentu. Untuk jalur tersebut, kemampuan bahasa Jerman juga tidak menjadi persyaratan visa, dengan ketentuan penghasilan minimum tertentu. Pada 2026, angka penghasilan minimum yang tercantum adalah €45.934,20 bruto per tahun atau mengikuti ketentuan perjanjian kerja bersama jika berlaku. 

Hal tersebut menunjukkan bahwa peluang kerja di Jerman tidak hanya terbuka untuk satu jenis profesi. Namun, persyaratan visa dan kualifikasi tetap harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan serta jalur imigrasi yang digunakan.

Jangan Tergiur Gaji Tinggi Tanpa Mengecek Legalitas

Informasi mengenai gaji tinggi di Jerman cukup mudah ditemukan di internet. Namun, calon pekerja perlu berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan penghasilan besar tanpa proses seleksi yang jelas.

Bagi masyarakat Indonesia, salah satu jalur yang dapat dipertimbangkan adalah program penempatan resmi pemerintah. KP2MI melalui skema G to G telah membuka peluang penempatan perawat ke Jerman dan memberikan informasi mengenai proses seleksi kepada calon pekerja. 

Sebelum berangkat, calon pekerja sebaiknya memastikan kontrak kerja, jenis visa, pemberi kerja, kualifikasi yang dibutuhkan, serta seluruh proses penempatan. Jangan memberikan uang atau dokumen penting kepada pihak yang tidak dapat menunjukkan legalitas dan informasi pekerjaan secara jelas.

Dengan demikian, gaji kerja di Jerman memang menjadi salah satu daya tarik, tetapi peluang tersebut tetap harus dilihat bersama persyaratan kualifikasi, bahasa, visa, biaya hidup, dan jalur penempatan yang legal.(igwn/fb)

Baca juga:

Cara Kerja di Jerman untuk Warga Indonesia, Ini Syarat dan Jalurnya

KP2MI Berangkatkan 10 Perawat ke Jerman Lewat Skema G to G

Wamen P2MI Minta CPMI Jaga Nama Baik Indonesia Saat Bekerja di Korea Selatan dan Jerman